by

Gubernur Erzaldi Ingin Dana CSR Perusahaan BUMN Bantu UMKM di Babel

-Ekbis-102 views

Pangkalpinang | Sedetiknews.com | Saat ini sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai langkah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 sedang berjuang untuk mulai kembali.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membantu untuk secara fokus dan berperan aktif, sehingga para pelaku UMKM dapat terus melakukan produksinya.

Upaya ini dilaksanakan agar sejalan dengan program stimulus ekonomi yang memantau sektor UMKM dan selama ini telah dilaksanakan oleh Pemprov Babel.

“Program CSR yang telah diluncurkan oleh masing-masing perusahaan dapat digunakan untuk membantu para pelaku UMKM melalui pembinaan, permodalan dan pendampingan,” harap Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat memimpin rapat koordinasi bersama Forum BUMN Wilayah Bangka Belitung di ruang rapat Tanjung Pendam, Senin (8/2/21).

Ditambahkannya, selama ini perusahaan BUMN dalam CSR berjalan masing-masing.

Melalui pertemuan ini, CSR yang merupakan tanggung jawab perusahaan dapat lebih terarah serta manfaatnya dirasakan lebih kuat oleh masyarakat.

CSR ini masih menurut Gubernur Erzaldi, jangan dijadikan sebuah keharusan, tetapi lebih dari itu harus dimaknai untuk betul-betul membantu ekonomi masyarakat.

Bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM diharapkan agar berkelanjutan dan dapat berkembang.

“Pelaku UMKM yang diberi bantuannya tahun depan sudah dapat berkembang dan mandiri. Tanpa ada pembinaan, pendampingan serta perencanaan yang baik tidak pasti akan berhasil,” jelasnya.

Pemprov sengaja mengundang Forum BUMN untuk melihat berapa CSR yang akan diluncurkan untuk daerah.

Selanjutnya melalui pengelolaan yang dilakukan oleh Forum BUMN dibagikan kepada para pelaku UMKM di seluruh Bangka Belitung.

Dengan demikian dapat dilakukan bersama-sama, juga dengan pemerintah provinsi atau kabupaten / kota sehingga hasilnya menjadi kuat.

“Cara ini kita dapat melihat siapa saja yang membantu dan pelaku usaha apa saja yang dibantu. Insyaallah tahun depan UMKM dapat naik kelas,” terangnya.

Dalam memberikan bantuan ini, perusahaan juga diharapkan memberikan bantuan KUR untuk membantu para pelaku UMKM.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah yang ikut hadir dalam pertemuan ini menyampaikan, agar pelaku UMKM dapat terus bertahan, dibutuhkan peningkatan kualitas produk dan kemasan, serta pendekatan akses permodalan.

Diharapkan perusahaan yang tergabung dalam Forum BUMN ini dapat bersinergi membantu pelaku UMKM.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elfiyena dalam paparannya menjelaskan tentang Kebijakan Pemberdayaan UMKM di Pemprov Babel.

UMKM di Babel saat ini mencapai 161.186 pelaku usaha. Di masa pandemi Covid-19 ini beberapa di antaranya terdampak.

Pemprov Babel terus berupaya membantu pelaku UMKM melalui pendampingan, pembinaan dan memberikan akses permodalan. Juga seminar untuk meningkatkan SDM serta membantu pemasaran melalui digital.

Pihaknya mengajak perusahaan BUMN di Babel untuk bersinergi mendorong pelaku UMKM dapat lebih maju.

Ikut hadir dalam pertemuan ini, Forum BUMN Bangka Belitung yang diketuai Pimpinan Bank Mandiri, Saiful, kepala perangkat daerah di lingkup Pemprov Babel, serta pimpinan perusahaan BUMN. (Red).

News Feed